BERKENALAN DENGAN SAINS DATA
Sains Data adalah kumpulan fakta yang dapat disajikan dalam bentuk angka, huruf, simbol atau gambar yang diperoleh melalui proses pengamatan. Konon katanya data informasi ini adalah penguasa dunia, oleh karena itu sebagian besar manusia berlomba-lomba dalam mengumpulkan data informasi sebanyak mungkin. Data yang didapat akan dikumpulkan sebanyak mungkin, disimpan, dikelola agar menjadi informasi, dan akhirnya menjadi pengetahuan. Kemudian ada yang namanya “Big Data”, hal ini mempunyai 5 dimensi yang dapat dihasilkan, yaitu sebagai berikut:
- Volume, adalah banyaknya data yang dapat disimpan.
- Variety atau variasi, memiliki jenis data sebagai berikut:
a) Structured atau
terstruktur.
b) Unstructured atau
tidak terstruktur.
c) Semi – structured atau
semi – terstruktur.
- Velocity, yaitu kecepatan data yang diterima untuk diproses.
- Veracity, yaitu tingkat keandalan atau kepercayaan. Apakah datanya bisa diolah, atau apakah betul data ini dari sumber yang layak, dan lain sebagainya.
- Value, yaitu nilai dari suatu data yang didapatkan atau dihasilkan.
Dalam Sains Data, terdapat 3 ilmu yang mencakup hal tersebut, yaitu:
- Computer Science (IT).
- Math and Statistics (Matematika dan Statistik).
- Domains/Business Knowledge (Ilmu Pengetahuan Bisnis).
Dalam Sains Data, terdapat proses yang dibutuhkan, yaitu sebagai berikut:
- Business Understanding, yaitu sseseorang harus memiliki pemahaman tentang bisnis yang akan dilakukan atau dilaksanakan.
- Kemudian ada Data Understanding, yaitu ketika seseorang telah memahami bisnisnya, mereka selanjutnya harus memahami tentang data yang mencakup bisnis tersebut.
- Lalu ada Data Preparation, setelah memahami datanya, selanjutnya data itu harus disiapkan.
- Modelling, yaitu setelah kita menyiapkan datanya, kemudian kita membawanya dengan satu metode tertentu untuk dibuat menjadi sebuah model. Nanti model ini yang akan diatur sesuai dengan kondisi perusahaan yang terkait.
- Proses selanjutnya adalah Evaluation, yaitu mengevaluasi data yang sudah diatur dalam proses Modelling tadi.
- Lalu ada Deployment, yaitu ketika telah di evaluasi dan hasilnya bagus, maka bisa kangsung diterapkan pada perusahaan tersebut.
Orang-orang zaman dahulu menyimpan
catatan mereka ke dalam kertas buku, kemudian diletakkan kedalam gudang hingga
jarang sekali untuk diakses, akhirnya menjadi sangat minim untuk dimanfaatkan.
Lalu data tersebut hanya sebagai “tacit
knowledge”, yaitu hanya dimiliki dan diketahui oleh si pelaku saja, orang
lain tidak boleh mengetahui hal tersebut, sehingga menjadi sangat disayangkan
jika tidak dibagikan kepada orang lain.
Titik Balik adalah hal yang dapat membantu data yang awalnya sekedar catatan yang disimpan dan sangat sulit bahkan tidak bisa untuk dipelajari, kemudian dengan hal ini, seseorang bisa mempelajari dan menggunakan dengan mudah catatan data tersebut. Ada 6 hal yang mencakup “Titik Balik” ini, yaitu sebagai berikut:
- Patient Data, yaitu data pasien yang telah diberikan kepada seseorang/dokter.
- Data Security, yaitu data yang pasien berikan akan dijaga dengan sistem ini.
- Data Science, dimana kita harus mengelola data itu sesuai dengan kepentingan kita.
- Health Services, yaitu layanan-layanan kesehatan yang mau membuka diri untuk memanfaatkan teknologi.
- Internet of Things, yaitu salah satu hal yang bisa membantu manusia dalam mengumpulkan data lebih banyak lagi, dengan tingkat kedetailan dan akurasi yang tinggi.
- Reseach Collaboration, yaitu kesediaan para pihak yang berkaitan untuk melaksanakan/berkolaborasi dalam kegiatan riset. Jika riset tidak ada, maka seseorang tidak akan bisa mengantisipasi apa yang akan terjadi kedepannya nanti.
Manfaat dari data yang sudah disimpan dan bisa diakses, adalah sebagai berikut:
- Dokter/perawat dapat segera mengetahui kondisi yang perlu ditangani dengan penanganan khusus.
- Pasien tidak perlu mengingat secara detail pengalaman perawatan yang lampau.
- Dokter/perawat bisa memberikan perawatan yang lebih cepat dan tepat.
DATA SCIENCE, BIG DATA,
AND ARTIFICAL
INTELLIGENT
COVID-19 (Corona Virus Desease year 2019) atau biasa manusia menyebut dengan
Corona ini membuat seseorang mejadi tersambung satu sama lain. Kita sebagai
manusia menurut Charles Darwin pada tahun 1884, yang akan selamat didalam
setiap perubahan itu bukanlah yang paling cerdas ataupun kuat, akan tetapi
orang yang akan selamat adalah orang yang paling bisa beradaptasi. Sama halnya
masyarakat pada masa sekarang, masyarakat dalam proses beradaptasi dengan
adanya COVID-19 ini. Ada 8 teknologi yang membuat seseorang menjadi tersambung
satu sama lain, yaitu sebagai berikut:
- Artifical Intelligence, yaitu teknologi algoritma perangkat lunak yang mengotomatisasi tugas-tugas pengambilan keputusan yang kompleks untuk meniru proses dan indera pemikiran manusia. Manfaat dari teknologi ini adalah manusia dapat belajar, memahami, dan menalar akan suatu hal.
- Internet of Things (IoT), yaitu teknologi ekosistem sensor, komputer tertanam, dan perangkat “pintar”. Manfaat dari teknologi ini adalah manusia mampu berkomunikasi di antara mereka sendiri dan dengan layanan Cloud pribadi/publik untuk mengumpulkan data.
- Blockchain¸yaitu teknologi buku kas digital yang menggunakan algoritma perangkat lunak untuk merekam dan mengkonfirmasi transaksi dengan keandalan dan anonimitas. Salah satu manfaatnya adalah meningkatkan keterlacakan suatu data yang susah untuk ditemukan.
- Drone, yaitu teknologi pesawat tidak berawak, dengan manfaat yang sangat serba guna, karena variasi besar dalam kapasitas, ukuran, kemampuan, dan fungsinya.
- 3D Printing, yaitu teknologi yang menciptakan objek tiga dimensi berdasarkan model digital, dengan mencetak lapisan material yang berurutan. Manfaat dari teknologi ini adalah berbagai bahan dapat digunakan, seperti kayu, kaca, sel hidup untuk bio-printing, sehingga bisa meminimalkan limbah.
- Virtual Reality (VR), yaitu teknologi yang menyiratkan pengalaman “immersion” lengkap, yang 100% dihasilkan oleh komputer. Manfaatnya adalah dengan inovasi teknologi ini dapat disajikan tanpa benar-benar memproduksinya.
- Robotic, yaitu teknologi mesin dengan sensor, kontrol, dan kecerdasan yang ditingkatkan guna untuk mengotomatisasi, menambah, ataupun , membantu aktivitas manusia. Manfaatnya adalah bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas manusia.
- Augmeted Reality (AR), yaitu teknologi yang menawarkan pengalaman dunia nyata dengan hamparan yang dihasilkan komputer, dengan manfaat campuran dunia nyata dan komputer.
Kembali lagi kepada diri manusia sendiri, bahwa kita memiliki jaringan dengan orang lain. Potensi implementasi Sains Data di Indonesia sebagai berikut:
- 250 juta penduduk.
- 132,7 juta pengguna internet.
- Bonus demografi usia produktif.
- 1.340 suku bangsa.
- 371,4 juta pelanggan ponsel.
- Ekonomi tumbuh.
- 746 bahasa daerah.
- 106 juta pengguna aktif media sosial.
Hal
ini menyimpulkan bahwa “Kita Besar, Adaptive, dan banyak sekali peluang dalam
negara kita ini”. Jangan sampai kita menjadi orang asing dalam negara kita
sendiri, dan jangan memberikan orang asing untuk mendapatkan
kesempatan-kesempatan yang awalnya untuk warga lokal di negara ini.
Prediksi sebagian besar para ahli
dengan kemajuan teknologi ini, manusia menuju masyarakat 5.0, setelah manusia
dihadirkan dengan teknologi revolusi industry 4.0. Arti atau inti dari 5.0 ini
yaitu hidup manusia akan semakin nyaman, banyak hal yang bisa dikerjakan, dan
kualitas hidup manusia bisa meningkat lebih pesat lagi. Karena semua data yang
telah dikumpulkan selama ini bisa diterapkan serta digunakan sebagai alat bantu
manusia untuk membuat suatu keputusan.
DASAR PEMROGRAMAN
PYTHON
Bahasa pemrograman Python (seperti
nama ular) memiliki logo seperti 2 kepala ular, diibaratkan sebagai bahan bakar
untuk mesin Artificial Intelligence (AI)
dan Machine Learning. Namun, yang
akan dibahas dalam paper ini adalah dasar-dasar dari pemrograman Python. Seperti yang kita tahu, bahwa “komputer”
adalah sebuah mesin yang dapat menyimpan potongan-potongan informasi, selain
itu komputer juga dapat memindahkan, menyusun, dan mengontrol informasi ataupun
data. Kemudian ada program komputer yang berarti serangkaian instruksi yang
ditulis untuk melakukan suatu fungsi spesifik pada komputer.
Sekarang kita masuk pada
“Pemrograman”, apa itu “Pemrograman”? Pemrograman adalah proses menulis,
menguji dan memperbaiki, dan memelihara kode yang membangun suatu program
komputer. Ada 2 hal lain yang masuk dalam lingkup Pemrograman ini, yaitu
“Bahasa Pemrograman” dan “Programer”. “Bahasa Pemrograman” adalah instruksi
standar yang digunakan untuk memerintah komputer, sedangkan “Programer” adalah seseorang yang mampu
dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman.
Mengapa kita butuh Python? Karena bahasa pemrograman Python (untuk programer profesional), hingga tahun 2020 ini dibayar lebih mahal daripada dengan bahasa pemrograman yang lain, seperti Java, JavaScript, C++, dan lain-lainnya, hal ini bisa dilihat dari grafik Worlwide Jobs on Indeed.com. Karena, Python memiliki kelebihan sebagai berikut:
- Python adalah bahasa pemrograman paling populer saat ini.
- Python dapat berjalan diberbagai macam sistem operasi, seperti Windows, Linux, Unix, dan MacOS).
- Python memiliki banyak Library untuk AI dan Machine Learning.
- Python memiliki komunitas yang luas.
- Python berjalan didalam sistem interpreter, artinya jika kita mengetikkan suatu perintah, maka perintah tersebut akan langsung dijalankan oleh bahasa pemrograman ini. Oleh karena itu, Python ini cocok bagi seseorang yang ingin mulai mempelajari tentang bahasa pemrograman (pemula).
- Python memilki sintaks yang simpel dan singkat, tidak terlalu panjang dan rumit. Seperti dengan kata-kata pemrograman yang ada (if,there, dan lain-lain) bisa disingkat hanya dengan beberapa karakter saja.
Google Colab atau biasa disingkat dengan “Colab” adalah sebuah environment untuk menjalankan suatu bahasa pemrograman seperti Python, yang seluruhnya hanya berjalan di Cloud. Dalam bahasa pemrograman Python, terdapat yang namanya “Operator Aritmatika” untuk “Python sebagai kalkulator”, yaitu:
- + atau “plus” (Penjumlahan).
- - atau “min” (Pengurangan)
- * atau “bintang” (Perkalian).
- / atau “garing” (Pembagian).
- ** atau “double bintang” (Pangkat).
- % atau “persen” (Sisa pembagian).
Selain dengan adanya “Operator Aritmatika” dalam kalkulator Python, disitu ada lagi yang namanya “Operator Perbandingan”, karakternya adalah sebagai berikut:
- == atau “ double sama dengan” (sama dengan).
- != atau “ tanda seru dan sama dengan” (tidak sama dengan).
- < (kurang dari).
- > (lebih dari).
- <= “tanda kurang dari dan sama dengan” (kurang dari atau sama dengan).
- >= “tanda lebih dari dan sama dengan” (lebih dari atau sama dengan).
Kemudian ada “Variabel”, nilai yang
tersimpan dalam variabel dapat berubah, contoh:
>> x = 12
y = 13
x = 10
z = x + y
print (z)
Lalu ada “Komentar”, Komentar
digunakan untuk menjelaskan kode program yang sedang kita buat. Komentar tidak
akan dieksekusi oleh Python, lalu ditandai dengan tanda # pada awal baris.
Contoh:
>> #ini adalah komentar
print(“Hello world”)
Lalu ada yang namanya “Tipe Data”, berikut karakter-karakternya:
- “String” ditandai dengan tanda kutip atau single tanda kutip. Contoh ”Indosiar”.
- “Integer” atau bilangan bulat.
- “Float” atau biasa disebut dengan bilangan riil (semua bilangin yang memiliki koma).
Selain itu dalam Python, ada juga yang namanya “Tipe Data: List”, contoh:
- Buah = [“Jambu”, “Kelengkeng”, “Anggur”, “Mangga”]
- NilaiSiswa = [70, 80, 55, 45, 90, 100, 87]
- TinggiSiswa = [“Oki”, 165, “Trian”, 170, “Rizal”, 175, “Anggi”, 160]
Dalam
hal ini juga terdapat hal yang disebut “Indeks”,
ini menunjukkan item keberapa didalam list. Didalam bahasa Python, indeks dimulai dari 0. Contoh:
Buah = [“Jambu”, “Kelengkeng”,
“Anggur”, “Mangga”]
0 1 2
3
bil = int(input("Masukan Bilangan :
"))
if bil % 2 == 0:
print("%d Merupakan
Bilangan Genap" % bil)
else:
print("%d Merupakan
Bilangan Ganjil" % bil)
Untuk menentukannya kita
menggunakan operator pembanding dengan kondisi, jika bilangan yang di masukan
di lakukan operasi modulus tidak menghasilkan sisa pembagian/nol maka tampilkan
output bilangan tersebut merupakan bilangan genap, Jika kondisi bernilai False maka
dapat dipastikan bahwa bilangan tersebut merupakan bilangan ganjil.
-------------------------------------------------------------------------------------
Nama
:
Tri Sultan Bulqiah
NIM
: 19.01.051.022
Kelas
:
FiKom 3C
Mata Kuliah
: Sains Data
Dosen Pengampu : Nawassyarif.
S.Kom., M.Pd
www.uts.ac.id
FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
2019
UNIVERSITAS TEKNOLOGI
SUMBAWA

















